Daftar Blog Saya

Minggu, 20 November 2011

POWER ELECTRONIC


Thyristor merupakan suatu piranti semi penghantar yang menggunakan umpan balik internal untuk menghasilkan aksi pensaklaran. Thyristor yang paling penting adalah penyearah yang dikendalikan silikon atau Silicon Control Rectifier (SCR) dan triac. Seperti FET daya (field efect transistor), SCR dan triac dapat melakukan pensaklaran on dan off untuk arus yang besar. Ketiga peralatan semi penghantar tersebut digunakan untuk perlindungan terhadap kelebihan tegangan, pengatur motor, pemanas, sistem pencahayaan, dan beban-beban lain yang mempunyai arus kuat.
Gambar 2.10. Ekivalen thrystor dan simbol thyristor [10].

a.        Silicon Control Rectifier (SCR)
SCR merupakan thyristor yang paling sering digunakan. SCR dapat melakukan penyaklaran untuk arus yang besar dan banyak digunakan untuk mengatur motor dan AC. SCR adalah alat semikonduktor empat lapis (PNPN) yang menggunakan tiga kaki anoda, katoda dan gerbang. SCR tidak dapat memperkuat sinyal, SCR tepat digunakan sebagai saklar solid state dan dikategorikan menurut jumlah arus yang dapat beroperasi. SCR arus rendah dapat beroperasi dengan arus anoda kurang dari 1 ampere, sedangkan arus tinggi dapat menangani arus beban ribuan ampere. SCR dapat digunakan untuk penghubung arus pada beban yang dihubungkan pada sumber tegangan AC. Karena SCR adalah penyearah, maka hanya dapat menghantarkan setengah dari gelombang input AC. Oleh karena itu, output maksimum yang diberikan adalah 50%, bentuknya adalah bentuk gelombang DC yang berdenyut setengah gelombang. Ketika SCR dihubungkan pada sumber tegangan AC, SCR dapat juga digunakan untuk merubah atau mengatur jumlah daya yang diberikan pada beban. SCR memerlukan penggeser fasa supaya mempunyai output yang variabel. SCR adalah komponen yang prinsip kerjanya mirip dengan dioda namun dilengkapi dengan gate untuk mengatur besarnya fasa yang dilalukan.

b.        Gate Turn-off (GTO) Thyristor
GTO merupakan komponen elektronika daya yang memiliki tiga terminal, yaitu: anoda, katoda, dan gerbang (gate). Semikonduktor daya ini termasuk dalam keluarga thyristor. Dalam rangkaian elektronika daya, GTO dioperasikan sebagai sakelar. Gambar 2.11 simbol GTO. GTO akan konduksi (ON) jika potensial pada anoda lebih positif daripada potensial pada katoda dan pada terminal gerbang dialirkan pulsa arus positif dan akan terus ON. GTO akan OFF jika terminal gerbang dan katoda diberi tegangan yang lebih negatif atau dialiri pulsa arus negatif.
Gambar 2.11. Simbol GTO [10].